Android adalah sistem
operasi milik Google, jadi Anda membutuhkan akun Google
(atau Gmail) untuk menggunakan banyak fitur di
smartphone Android Anda. Jika belum memilikinya, Anda
bisa langsung membuatnya langsung di ponsel.
Saat pertama kali mengakses beberapa fitur yang terhubung dengan Google seperti Android Market, Anda akan langsung menemukan pilihan untuk membuat akun Gmail (email Google). Proses pembuatan email cukup mudah; Anda hanya tinggal mengisi beberapa informasi data diri yang diminta serta nama akun beserta password pilihan Anda. Sedangkan jika Anda sudah memilikinya, cukup memasukkan nama akun (tanpa perlu embel-embel @gmail.com) dan password untuk mendaftarkan smartphone Anda dengan server Google.
Saat pertama kali mengakses beberapa fitur yang terhubung dengan Google seperti Android Market, Anda akan langsung menemukan pilihan untuk membuat akun Gmail (email Google). Proses pembuatan email cukup mudah; Anda hanya tinggal mengisi beberapa informasi data diri yang diminta serta nama akun beserta password pilihan Anda. Sedangkan jika Anda sudah memilikinya, cukup memasukkan nama akun (tanpa perlu embel-embel @gmail.com) dan password untuk mendaftarkan smartphone Anda dengan server Google.
2.
Berlangganan data plan
Setelah terhubung ke
server Google, smartphone Anda akan terus menerus
menggunakan data untuk mencari update berbagai aplikasi
termasuk Facebook dan email yang masuk. Ini tentu akan
menguras pulsa sangat cepat dan banyak bahkan tanpa
Anda sadari. Solusinya, langganan paket internet yang
disediakan operator Anda. Operator biasanya memberikan
pilihan berdasarkan waktu (harian/mingguan/bulanan) dan
besaran data. Untuk mudahnya ambil saja paket yang
perbulan.
3. Unduh aplikasi
dengan rating tinggi
Ratusan ribu aplikasi
gratis di
Android Market adalah salah satu daya tarik utama OS
Android, tapi ingat bahwa tak semuanya cocok untuk
smartphone dan kebutuhan Anda. Jadi, perhatikan rating
yang terdapat di tiap aplikasi (ditunjukkan dengan logo
bintang). Semakin banyak bintang biasanya semakin
bagus, meski beberapa pengguna "iseng" yang
memberi rating rendah akan membuat bintangnya tidak
sampai penuh. Selain itu baca juga ulasan pengguna yang
sudah menggunakan aplikasi tersebut.
4. Underclock agar baterai irit
4. Underclock agar baterai irit
Sebenarnya lumrah jika
smartphone Android boros dalam memakai daya baterai,
namun hal ini bukan tak dapat diakali. Beberapa
smartphone memiliki fitur underclock yang dapat
langsung diakses dari menu, untuk menurunkan kecepatan
prosesor. Misal sebelumnya berjalan di kecepatan 1Ghz,
setelah di-underclock menjadi 800 Mhz.
5. Lindungi ponsel dari tangan jahil
5. Lindungi ponsel dari tangan jahil
Smartphone Android
bisa dipastikan memiliki layar sentuh, sehingga Anda
bisa menggunakan fungsi kunci layar dengan menggambar
gestur (pola) tertentu ataupun dengan kata sandi untuk
melindunginya dari tangan jahil. Fitur ini bisa
ditemukan di Pengaturan, submenu Lokasi & Pengaman,
lalu pilih Tetapkan Kunci Layar. Di sini Anda bisa
tentukan sendiri jenis pengamanan yang bisa Anda
gunakan. Jika terasa kurang, Anda bisa mengunduh
aplikasi pengamanan tambahan dari Android Market.
6. Kunjungi situs dan forum yang mengulas tentang ponsel merek Anda
6. Kunjungi situs dan forum yang mengulas tentang ponsel merek Anda
Sering-seringlah
mengunjungi situs atau forum yang membahas mengenai
Android. Hampir setiap hari ada update baru, entah itu
aplikasi maupun berbagai tips seputar ponsel Anda.
Beberapa situs atau forum juga kerap menjelaskan
troubleshooting berbagai masalah yang kerap terjadi
pada ponsel Android. Mengingat tiap merek memiliki ciri
khas tersendiri, kami sarankan Anda mengunjungi forum
yang ditujukan khusus bagi merek ponsel Android yang
Anda miliki. Keenam tips di atas merupakan petunjuk
dasar bagi Anda yang baru pertama kali atau belum lama
menggunakan ponsel Android. Jadi jangan ragu untuk
terus mencoba dan bereksperimen dengan smartphone
Android Anda!
Sumber.